Distribusi MBG di SDN 96 Terhenti, SDN 17 Manado Ikut Simulasi TKA Mandiri

Manado, Penyaluran MBG di sejumlah satuan Pendidikan tiba tiba terhenti dengan alasan yang kurang jelas.
SDN 96 Manado misalnya, sejak pertengahan tahun 2025 lalu, namun kini sudah 2 Minggu tidak terlayani.
Kepala SDN 96 Manado, Steny Rataq, S. Pd ketika ditemui Kamis mengatakan, sudah 2 minggu anak anak tidak menikmati MBG.
“Kami kurang tahu persis alasannya. Mungkin saja ada perbaikan dapur, ” Katanya.
Sementara itu di SDN 27 Manado, sejak Januari 2026 mulai dilayani MBG. Padahal sudah setahun menunggu.
“Kami bersyukur ratusan anak bisa terlayani MBG meskipun agak terlambat dibanding sekolah lainnya ” Kata Kepsek SDN 27 Manado, Altje Kawulur, S. Pd.
Terkait pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang akan dilaksanakan bulan Maret, pihaknya sudah mempersiapkan siswa kelas 6 dengan memberikan tambahan jam belajar.
Menurut Kawulur, sebanyak 38 siswa kelas 6 hampir setiap hari mengikuti pengayaan khusus mata pelajaran matematika dan bahasa Indonesia.
Orang tua mendukung penuh kegiatan pengayaan dengan membawa makanan untuk makan siang anak anak. Soalnya MBG dimakan pada pagi hari sekitar jam 09.00 wita.
Hal yang sama juga dilakukan oleh SDN 96 Manado dimana simulasi simulasi mandiri telah dilakukan. Bahkan setiap hari dilakukan pengayaan. “Jumlah kami memang tidak banyak. Namun TKA sangat penting untuk mengukur standar mutu pendidikan dan persiapan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, ” Ujar Rataq serius.
Diakui bahwa TKA bukan penentu kelulusan tetapi disarankan semua siswa kelas 6 diikutkan sebagai peserta.
Sedangkan untuk kegiatan lomba Senam Anak Indonesia Hebat (SAIH) yang dilaksanakan tim penggerak PKK Kota Manado, baik SDN 96 maupun SDN 17 Manado mengikutkan masing masing 1 tim terdiri dari 7 orang siswa kelas 1 hingga kelas 3. (Meldi S)




