Bertemu Pelaku Usaha Pariwisata, Gubernur Yulius: Butuh Peran Aktif Semua Pihak, Majukan Destinasi Sulut

Sulut, kawanuanews.com – Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE bersama istri selaku Ketua TP-PKK Sulut, Ny Anik Fitri Wandriani hadiri pertemuan strategis dengan para pelaku pariwisata se-Sulut, bertempat di Wisma Negara, Bumi Beringin, Manado, Sabtu (03/05/2025).
Gubernur Yulius dalam sambutannya menekankan pentingnya kebersamaan dan saling mendukung antar seluruh elemen pariwisata.
“Kita harus saling mendukung, bukan saling menjelekkan. Jika kita solid dan terbuka satu sama lain, saya yakin Sulawesi Utara akan menjadi destinasi unggulan dan lebih banyak wisatawan akan datang,” tuturnya.
Gubernur Yulius menyatakan bahwa pemerintah provinsi akan terus menggenjot upaya promosi pariwisata secara luas, baik di dalam negeri maupun ke mancanegara.
Gubernur Yulius menekankan, strategi ini tidak bisa berjalan sendiri, melainkan membutuhkan peran aktif dari semua pihak, pemerintah, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat.
“Pengembangan pariwisata harus berdampak nyata bagi ekonomi masyarakat, terutama sektor UMKM, jasa transportasi, hingga industri kreatif lokal,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Sulut, Devi Kartika Tanos, menyampaikan bahwa pihaknya siap memfasilitasi berbagai program kolaboratif demi memperkuat daya tarik dan daya saing destinasi di seluruh kabupaten/kota.
Pertemuan ini pun diakhiri dengan diskusi interaktif dan penyerapan aspirasi dari pelaku industri, menjadikannya sebagai momentum penting dalam merumuskan kebijakan dan langkah konkret untuk masa depan pariwisata Sulut.
Acara yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat pemerintah provinsi, di antaranya Plh Sekdaprov Sulut, Tahlis Gallang, Plt Asisten II Setdaprov, Christian Talumepa, serta Kepala Dinas Pariwisata Sulut, Devi Kartika Tanos.
Pertemuan ini menjadi forum dialog terbuka antara pemerintah daerah dan para pelaku industri pariwisata untuk menyatukan visi, menyelaraskan strategi, serta memperkuat komitmen dalam membangun sektor pariwisata Sulut yang berdaya saing.(*/manr)




