Distribusi MBG Lancar, Anak Didik SDN 11 Berkurang Akibat Pembatasan Murid Baru

Manado, kawanuanews.com – Program andalan Presiden Prabowo Subianto Makan Bergizi Gratis (MBG) membawa dampak positif bagi peserta didik.
Selain orang tua tidak lagi disibukkan dengan persiapan bekal bagi anak-anak, juga mengurangi uang jajan setiap hari.
Pantauan media ini Jumat 24/10/25, distribusi MBG di sejumlah satuan Pendidikan jenjang SD berjalan lancar, terutama di SDN 11 Manado.
Sekitar jam 07.30 Wita MBG sudah berada di lingkungan sekolah sementara jam istirahat untuk sarapan jam 09.15 wita.
Kepala SDN 11 Manado, Thersia Rumbay, M. Pd, mengatakan, distribusi sangat lancar karena dapur MBG hanya berada di depan sekolah yaitu jalan Serapung.
Anak anak sangat antusias dengan adanya MBG. Selain makan teratur, menu yang disajikan juga cukup bergizi dan setiap hari ganti menu.
“Baik murid yang masuk sesi pagi dan siang, semuanya mendapat pelayanan yang sama,” katanya.
Saat ini SDN 11 yang dijuluki sekolah favorit kini mengoleksi hampir 600 siswa. Jika tidak dibatasi saat penerimaan murid baru, jumlahnya tembus 600 orang.
Soalnya yang mendaftar hampir 2000 calon murid baru tetapi sesuai aturan baru SDN 11 hanya boleh menerima 1 rombongan belajar maksimal 28 murid karena keterbatasan ruang kelas.
Jika tidak dibatasi maka murid baru dipastikan membludak. “Banyak orang tua komplain, tetapi kami tidak bisa berbuat apa apa. Kami hanya ikut aturan saja,” ujar mantan Kepsek 124 dan SDN 58 Manado ini terus terang. (Meldi S).




