Tomohon

HUT Ke-71 Jemaat GMIM Eben Haezar Kaaten, Wagub Kandouw Peduli Kehidupan Sosial Jemaat

Sulut, kawanuanews.com – Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Drs Steven OE Kandouw menyatakan kepeduliannya terhadap kehidupan sosial Jemaat saat hadir pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 GMIM Eben Haezar Kaaten, Minggu, (08/09/2024).

Memulai sambutannya Wagub Kandouw langsung menyerahkan bantuan dari Pemprov Sulut dan pribadi atau Keluarga Kandouw-Tanos.

“Tidak berlama-lama saya mau menyerahkan bantuan sebesar Rp25 juta dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan dari pribadi sebesar Rp25 juta,” tegasnya.

Halini merupakan dukungan pemerintah provinsi terhadap perkembangan jemaat, serta memperkuat hubungan antara gereja dan pemerintah dalam upaya membangun masyarakat yang damai, sejahtera dan penuh kasih.

“Pak Pendeta hari ini ada 9 undangan Gereja yang cuma bisa saya penuhi dua undangan di tempat ini dan di wilayah mapanget,” terangnya.

Selanjutnya Wagub Kandouw menyatakan kebanggaannya terhadap Kaaten yang sejak zaman Belanda sudah terpilih karena berbagai aspek dan dirinya pun mau tinggal di daerah ini.

“Puji Tuhan dari zaman Belanda pun kaaten ini sudah dipilih dan itu tidak main-main,  semua pasti dipertimbangkan, baik dari Aspek keamanannya, aspek utility nya tentu airnya dan segala macam, Jadi kalau disuruh pilih saya Pak Pendeta kalau mau ada tinggal di Kaaten ini,” tuturnya yang disambut tepuk tangan jemaat.

Menurut Wagub Kandouw, setelah berusia 71 tahun, jemaat harus bertransformasi lebih khusus menghidupi iman Kristiani.

“Jadi intinya Jemaat kaaten ini, jemaat pemekaran, Jadi Jemaat di sini bertransformasi dan tidak terasa sudah 71 tahun, betul kata Pak pendeta di satu sisi torang boleh sampe 71 tahun, 13 kolom tapi di sisi mari torang di usia seperti ini torang evaluasi konsolidasi dan kalau perlu kontemplasi,” harapnya.

Wagub Kandouw selanjutnya merinci intinya menghidupi iman Kristiani sambil bertanya apakah firman Tuhan sudah dilakukan?

“Apakah betul-betul Eben Haezer Kaaten ini jadi inspirasi untuk damai sejahtera, cinta kasih penuh pengharapan, apakah betul-betul torang so menjalankan firman yang Tuhan perintahkan?,” ujarnya.

Wagub Kandouw kemudian menyampaikan bahwa ada satu daerah di Iwojima Jepang yang sudah 91 Tahun tidak pernah terjadi tindak pidana, dibagian utara India sudah 300 tahun tapi tidak ada perceraian bahkan Kantor Polisi hampir ditutup.

Intinya menjalani 71 tahun bertransformasi Jemaat GMIM Eben Haezar Kaaten harus mampu hidup sesuai dengan nilai-nilai kekristenan, seperti kejujuran, cinta kasih dan kerendahan hati,” tandasnya.(*)

Related Articles

Back to top button