Presiden RI Prabowo Lantik Gubernur Sulut Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Sulut Victor Mailangkay

Jakarta, kawanuanews.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto secara serentak melantik 33 Gubernur dan Wakil Gubernur, 363 Bupati dan Wakil Bupati, 85 Walikota dan Wakil Walikota se-Indonesia, bertempat di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis 20 Februari 2025.
Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE dan Wakil Gubernur Sulut, Dr J Victor Mailangkay SH MH termasuk dalam 33 Gubernur dan Wakil Gubernur (Wagub) yang dilantik.
Presiden Prabowo pada kesempatan ini menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan Gubernur-Wagub, Bupati-Wabup dan Walikota-Wawali hasil pilkada 2024.
“Saya ingin menyampaikan selamat atas terpilihnya saudara-saudara menjadi kepala daerah masing-masing. Moment bersejarah pertama kali di negara kita, kita lantik 33 gubernur, 33 wakil gubernur, 363 Bupati, 362 wakil bupati, 85 Walikota, dan 85 wakil walikota, dengan total 961 kepala daerah dari 481 daerah, dilantik serentak di Istana Merdeka oleh Kepala Negara,” tutur Presiden Prabowo.
Menurut Presiden Prabowo, ini juga menunjukkan kepada kita sekalian, betapa besar bangsa kita dan juga bahwa bangsa kita yang demikian besar, yang keempat terbesar dari jumlah penduduk di seluruh dunia, bahwa kita memiliki demokrasi yang hidup, demokrasi yang berjalan, demokrasi yang dinamis.
“Saudara-saudara yang berdiri di depan saya berasal dari partai-partai yang berbeda-beda. Saudara-saudara telah melaksanakan suatu kampanye yang tidak ringan. Saudara telah turun ke rakyat, saudara telah meminta kepercayaan rakyat dan alhamdulillah, saudara berhasil meraih kepercayaan rakyat masing-masing,” ucap Presiden Prabowo.
Presiden Prabowo menyatakan, atas nama Negara dan Bangsa Indonesia, para kepala daerah dipilih rakyat berarti pelayan rakyat.
“Saudara adalah abdi rakyat, saudara harus membela kepentingan rakyat saudara harus menjaga kepentingan rakyat kita. Saudara berjuang untuk perbaikan hidup mereka. Itu adalah tugas kita, itu adalah tugas kita walaupun kita mungkin berasal dari partai yang berbeda-beda dari agama yang berbeda-beda, dari suku yang berbeda-beda tapi kita telah lahir dalam keluarga besar Nusantara, keluarga besar Republik Indonesia, keluarga besar merah putih, keluarga besar Bhinneka Tunggal Ika, kita berbeda-beda tapi kita satu,” urainya.
Presiden Prabowo tak berlama-lama dan kemudian mengakhiri arahannya.
“Saya tidak akan lama karena kita akan jumpa dalam retreat yang akan dilaksanakan oleh Menteri Dalam Negeri di Magelang. Saya akan jumpa dan mudah-mudahan saudara akan kuat. Yang ragu-ragu boleh mundur. Saya kira demikian yang ingin saya sampaikan. Marilah kita mengabdi kepada rakyat kita,” tegas Presiden Prabowo.
Presiden Prabowo kemudian menyalami jajaran Menteri Kabinet Merah Putih dan tamu undangan lainnya, selanjutnya meninggalkan lokasi pelantikan.(*)




