Pemerintahan

Program Kemitraan, Siapkan Tiket Gratis Angkutan Lebaran 2026 di Papua

Papua, kawanuanews.com – Guna membantu masyarakat melakukan perjalanan mudik dan arus balik, Pemerintah Provinsi Papua bekerja sama dengan Kementerian Perhubumgan serta PT. Belibis Mandiri Papua sebagai Perusahaan Transportasi laut, menyiapkan Tiket Gratis Angkutan Lebaran 2026, bagi 8.900 calon penumpang untuk route pelayaran wilayah Papua dan Papua Tengah.

Gubernur Papua, Mathius D Fakiri mengatakan, program Tiket Gratis merupakan bentuk perhatian Pemerintah terhadap kelancaran mobilitas masyarakat Papua selama musim lebaran 2026,sekaligus kemudahan dalam perjalanan pulang ke kampung halaman, menemui orang tua dan sanak saudara.

Gubernur Fakiri mengharapkan Kebijakan tersebut dapat membantu masyarakat melakukan perjalanan mudik maupun saat arus balik dengan biaya yang lebih terjangkau, mengurangi kepadatan pada moda transportasi lainnya, serta memastikan penyelenggaraan angkutan Lebaran berjalan aman, tertib, dan lancar.

Ditempat terpisah Senin,16-03-2026, Kepala Cabang PT Belibis Mandiri Papua, Andi Salman menjelaskan, selaku operator penyedia transportasi laut, pihaknya menyiapkan sejumlah armada seperti Km Santika Lestari 77 dan Km Santika Lestari 88 serta Km Expres Bahari dan Km Marina Expres,

untuk melayari trayek Jayapura-Kasonaweja, Kasonaweja–Jayapura, Jayapura–Biak, Biak–Jayapura, Biak–Waropen, Biak–Serui, Waropen–Serui, dan Waropen–Biak.

Berikut trayek Serui–Waropen, Serui–Biak, Serui–Nabire, Waropen–Nabire, Nabire–Serui, dan Nabire-Waropen.

Dijelaskan, setiap trayek pelayaran itu disediakan kuota 350 calon penumpang, dimana pendaftaran angkutan Mudik Lebaran 2026 dari dan ke Jayapura di mulai 7 Maret lalu dan angkutan Arus Balik mulai 22 hingga 31 Maret 2026, dengan persyaratan tertentu seperti Kartu Tanda Penduduk serta Kartu Keluarga, Kartu Pelajar atau Mahasiswa dengan terlebih dahulu mengisi formulir yang disiapkan.

Menurut Andi Salman, trayek Jayapura – Kosonaweja di Kabupaten Mamberamo Raya, selama ini tidak dilayari Kapal Panumpang milik PT Pelni, sehingga tidak heran bila beberapa saat ketika pendaftaran Tiket Gratis dibuka, langsung diserbu calon penumpang hingga nyaris terpenuhi 100 persen.

Dalam kurun waktu tiga tahun kemitraan dengan pemerintah tambahnya, dilayani pula Program Tiket Gratis Natal dan Tahun Baru serta trayek pelayaran reguler untuk melayani konektifitas antar pulau di Papua, guna mobilitas orang dan barang.(TT/JPR).

Related Articles

Back to top button