Ruang Kelas SDN 67 Manado Rusak, Siswa Belajar di Ruangan Guru yang Sempit

Manado, kawanuanews.com – Kondisi ruang kelas SDN 67 Manado pasca musibah pohon tumbang cukup memprihatinkan sehingga tidak bisa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
Pantauan media ini Kamis, ruangan kelas tidak bisa digunakan karena bagian atap ringsek tertimpa pohon tumbang.
Akibatnya, siswa kelas 4 terpaksa belajar di ruangan guru yang sempit.
Nampak puluhan siswa berdesakan saat KBM karena ruangan yang tidak memadai.
Kepsek SDN 67 Manado, Merry Soleran, SPd, Kamis mengatakan, pihaknya sudah mengajukan proposal ke berbagai pihak terkait namun belum ada realisasi.
“Terpaksa anak anak berdesakan di satu ruangan yang sempit,” ujar Soleran.
Dikatakan, pembelajaran berjalan lancar dengan kondisi yang terbatas.
Tes Kompetensi Akademik (TKA) secara basikn bagi siswa kelas 6 siap dilaksanakan mulai 20 April.
Tray out sukses digelar untuk persiapan TKA yang sesungguhnya.
Peserta TKA dipersiapkan khusus agar bisa mencapai hasil yang maksimal sesuai target rata rata 45 untuk Matematika dan 60 untuk Bahasa Indonesia.
“Baik Literasi maupun Numerasi harus ditingkatkan,” kata Soleran.
Dijelaskan, TKA bukan penentu kelulusan tetapi sebagai standarnisasi mutu sekolah.
Bahkan juga sebagai persiapan memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Saat ini siswa kelas 6 sedang mengikuti ujian semester genap dan akan dilanjutkan dengan TKA.
Sementara untuk ujian sekolah akan berlangsung Mei untuk penentuan kelulusan.
Sejak dipimpin Merry Soleran, SDN 67 banyak mengalami kemajuan.
Jumlah siswa baru terus bertambah dan sarana prasarana penunjang pembelajaran dilengkapi.
Pemanfaatan dana BOS sesuai peruntukan antara lain pengadaan aset yang sangat diperlukan. (Meldi S)




