Cagub Letjen Alfrets Denny D Tuejeh Dialog dengan Kaum Milenial dan Gen-Z

Dalam upaya mendekatkan diri dengan masyarakat, khususnya kaum muda, calon wakil gubernur Sulawesi Utara Letjen Alfrets Denny D Tuejeh mengadakan dialog interaktif dengan kaum milenial dan Gen-Z di Corner 52, sebuah kafe yang menjadi ikon tempat berkumpulnya anak muda. Kegiatan ini tidak hanya sekedar ajang sosialisasi, melainkan wadah yang sangat relevan untuk menggali pemikiran, gagasan, dan aspirasi generasi muda yang memegang peran vital dalam menentukan arah masa depan daerah dan bangsa.

Letjen Denny dengan sikap tegas namun ramah, menekankan pentingnya partisipasi politik anak muda dalam menciptakan perubahan. Ia mengapresiasi kreativitas, inovasi, serta semangat kritis yang sering muncul dari generasi ini. Sebagai seorang pemimpin yang berlatar belakang militer, Letjen Denny mampu menyajikan perspektif baru tentang ketahanan, kepemimpinan, dan pelayanan publik yang harus senantiasa berlandaskan pada integritas serta semangat pengabdian.
Dalam dialog tersebut, Letjen Denny juga membahas isu-isu penting yang dihadapi kaum milenial dan Gen-Z, seperti perkembangan teknologi, lapangan kerja, pendidikan, serta pengaruh media sosial dalam politik. Ia menekankan pentingnya keterampilan digital dan inovasi teknologi sebagai bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan. Dengan pengalamannya, ia menawarkan solusi untuk memastikan bahwa Sulawesi Utara dapat menjadi pusat inovasi dan peluang bagi generasi muda.
Pertemuan ini mendapat sambutan hangat dari para peserta. Kaum milenial dan Gen-Z merasa didengarkan, dan Letjen Denny menunjukkan komitmen untuk memperjuangkan aspirasi mereka dalam kebijakan-kebijakan yang inklusif dan berfokus pada pembangunan manusia. Dialog di Corner 52 ini menjadi bukti bahwa Letjen Denny tidak hanya mengandalkan pengalaman militernya, tetapi juga bersedia memahami dan menyatu dengan generasi penerus, menjadikannya pemimpin yang adaptif dan visioner.
Letjen Denny D.Tuejeh telah membuka ruang bagi dialog yang lebih besar antara generasi muda dan pemerintah, menciptakan harapan baru bahwa generasi milenial dan Gen-Z akan berperan lebih besar dalam pembangunan Sulawesi Utara yang lebih baik, modern, dan inklusif.(***)




