Gerakan Pangan Murah, Wagub Kandouw: Perintah Pak Gubernur Harus Monitor dan Gaungkan Terus

Sulut, kawanuanews.com – Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Steven Kandouw monitor Program Pemerintah Provinsi yaitu Gerakan Pangan Murah (GPM), bertempat di Halaman Belakang Kantor Gubernur Sulut, Jln 17 Agustus, Kota Manado, Senin (29/07/2024).
Wagub Kandouw dalam sambutannya mengatakan, GPM merupakan strategi pemerintah untuk mengantisipasi harga pangan yang naik akhir-akhir ini.
“Gejolak harga pangan dampaknya sangat destruktif pada kebutuhan pangan, untuk itu harus di antisipasi,” ujarnya.

Wagub Kandouw menjelaskan, dalam mengantisipasi pasokan dan harga pangan harus melibatkan seluruh stakeholder terkait. Semua harus dilakukan secara gotong royong.
Selain itu GPM dapat diandalkan untuk menjaga inflasi di Sulawesi Utara. Adapun jargon “Marijo Ba Kobong” masih menjadi strategi jitu pemerintah untuk menetralisir harga pangan.
“Marijo ba kobong sangat ampuh menetralisir harga pangan yang boleh diantisipasi petani kita,” tuturnya.
Wagub Kandouw menegaskan, sesuai perintah Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, agar pemerintah kabupaten/kota tetap konsen dalam memonitor pasokan dan harga pangan di daerah masing-masing.
“Pasti perintah pak gubernur kita harus monitor terus, gerakan pangan murah harus terus digaungkan oleh stakeholder. Intinya di semua sentra atau titik masyarakat justru harus lebih diutamakan,” tandasnya.
Wagub Kandouw berharap, GPM dapat memberikan pengaruh terhadap kestabilan pasokan dan harga pangan bagi masyarakat.
“Output dan outcome ini diharapkan dapat dirasakan oleh masyarakat,” ungkapnya.
Di tempat yang sama, Sekretaris Dinas Pangan Sulawesi Utara Enrico Rawung menuturkan GPM dapat memutus harga pangan yang tinggi dan sulit diakses oleh masyarakat.
“Membantu masyarakat mendapatkan harga pangan yang lebih murah ketimbang di tempat lain,” tuturnya.
GPM rencananya akan dilaksanakan di sejumlah titik kabupaten/kota.
Pelaksanaan GPM ini, selain mengantisipasi pasokan dan harga pangan, juga dirangkaikan dengan perayaan HUT ke-3 Badan Pangan Nasional (Bapanas).
Beberapa enis pangan yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat dijual dengan harga murah dibandingkan di pasar atau supermarket.
Item tersebut adalah, Beras SPHP dijual dengan harga Rp57 ribu/5 kg, Beras Bunaken Indah Rp70 ribu/5 kg, Minyak Goreng Rp16.500/L, Gula Rp16.500/kg, Bawang Merah Rp26 ribu/kg, Bawang Putih Rp38 ribu/kg, Daging Sapi Rp110 ribu/kg, Cabe Rawit Rp53 ribu/kg, Telur Rp55 ribu/baki dan Tomat Rp13 ribu/kg.(*)




