Opini

Olly Dondokambey, Calonkan Maurits Mantiri, Sebagai Walikota 2024, Pelabuhan Bitung Terdepan di Indonesia Timur

Oleh Jan WG Polii

Maurits Mantiri, sebagai calon Walikota PDI-P di tahun 2024 telah melakukan berbagai kebijakan strategis pembangunan daerah dan optimalisasi sektor-sektor unggulan seperti pertanian, kelautan, perikanan, dan pariwisata.

Yang menjadi impian Maurits Mantiri menjadi calon Walikota untuk dua periode berikutnya kita lihat dan rakyat rasakan, Bitung mendekati impian menjadi kota Pelabuhan terdepan di Indonesia Timur.

Paling tidak adanya dukungan eksternal yang sinergis dengan upaya pemerintah dalam menjaga eksistensi Sulut sebagai pintu gerbang Indonesia di Kawasan Pasifik.

Pelabuhan Bitung juga merupakan satu-satunya pelabuhan di Sulawesi Utara yang menjadi tempat singgah dan berlabuh kapal-kapal penumpang antarkota besar di Indonesia dan Internasional.

Maurits Mantiri, pribadi Rendah hati dan mampu membagi berkat melihat bahwa Pemerintah saat ini sedang mengembangkan Pelabuhan Bitung guna mendukung pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (Bitung) yang menjadi program prioritas pembangunan.

Melalui pengembangan Pelabuhan Bitung, Pemerintah ingin memaksimalkan ekspor dan impor barang di Sulawesi Utara.

Mari kita lihat apa yang  dinyatakan Presiden Joko Widodo menyampaikan hal ini saat meninjau langsung Pelabuhan Bitung.

“Banyak yang ingin masuk ke sini, ini ujung yang dekat dengan Filipina, dekat dengan Asia bagian Timur. Ini ada kekuatan yang bisa dipakai di sini, baik untuk mengekspor maupun mengimpor barang-barang tertentu,” ujar Presiden Jokowi.

Pelabuhan Bitung adalah pelabuhan yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan target sebagai Pelabuhan Hub Internasional.

Keinginan dan mimpi besar Maurits Mantiri yang dicintai rakyat Bitung, pengalaman Politik manis pahit, keberhasilan yang dibuat dirasakan nyata oleh rakyat, walaupun kadang-kadang menghadapi problema dan dinamika politik yang akhirnya dapat diatasi dengan baik.
Intrik politik dimainkan begitu rupa, akan tetapi ektabilitas, kepercayaan, dan tanggung jawab besar dari Rakyat Bitung.

Diutamakan oleh Maurits Mantiri. Keberagaman yang dibangun dengan kebersamaan akan selalu tercipta sebuah kerukunan yang indah.

Hebat nya Maurits Mantiri dinyatakan Olly Dondokambey,
Apa yang dicapai kota Bitung.

Gubernur Olly menuturkan, ada kapal pengangkut yang melayani ekspor langsung ke Asia Timur seperti Jepang, Hongkong serta Korea Selatan. Olly pun menjajaki peluang perdagangan langsung dari Sulut dan Asia Timur.

Menurutnya, kebijakan ekspor langsung bisa memangkas waktu dan jarak tempuh. Selama ini pengiriman logistik disebut mampir ke Pelabuhan Makassar di Sulawesi Selatan (Sulsel), Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta dan Pelabuhan Tanjung Priok di Jawa Timur .

Gubernur juga meminta kita memanfaatkan  jalur perdagangan dari Pelabuhan Bitung dan Bandara Sam Ratulangi ini karena sangat berdampak bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia Timur.

Selain itu kata Gubernur, Pemerintah Sulut mengantisipasi itu dengan membangun infrastruktur jalan yaitu jalan tol dan membangun air baku yaitu bendungan kuwil untuk menopang KEK. Mudahan-mudahan pemerintah cepat memfasilitasi lahan KEK itu.

“Hal ini yang harus kita lakukan perlu kerjasama kita semua. Ini menopang para pengusaha. Kalau kita bersama-sama semua berjalan lancar. Kalau ada hambatan pemerintah akan memfasilitasi supaya perdagangan ekpor dan impor berjalan dengan baik,” katanya.

Hebat calon Walikota Bitung periode berikutnya. Buktinya lanjut Gubernur, ekonomi Sulut tumbuh positif terus atas nasional, pengangguran turun dan kemiskinan turun. Tandanya ekonomi Sulut bertumbuh dengan baik.

Keberadaan Pelabuhan Bitung juga akan mendukung kegiatan industri kawasan timur Indonesia meliputi Ambon dan Ternate (pertanian, industri, dan pertambangan) serta Samarinda, Balikpapan, Tarakan, dan Nunukan (batubara, minyak bumi, dan kayu lapis).

Pengembangan Pelabuhan Bitung dan sekitarnya akan meningkatkan kapasitas pelabuhan menjadi sekitar 2,7 juta TEUs.
TEUs (Twenty Feet Equivalent Units), digunakan untuk mengukur kapasitas kapal atau jumlah muatan yang dapat diangkut oleh kapal. Misalnya, sebuah kapal yang membawa muatan Istilah “TEU” juga digunakan untuk menggambarkan jumlah kontainer yang dimuat atau diturunkan dari kapal secara bersamaan.

(Penulis alumni pasca Sarjana UGM dan Staf khusus Gubernur)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button