Opini

Prestasi Maurits Mantiri Dalam Program-Program Menekan Inflasi Kota Bitung

Oleh: Jan WG Polii

Kota Bitung yang dibanggakan sebagai kota terbersih,
Kota Bitung kembali mendapatkan prestasi nasional dengan meraih penghargaan Insentif Fiskal Kinerja Tahun Berjalan Kategori Pengendalian Inflasi Daerah Periode Pertama tahun 2024.

Insentif tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, Senin, 5 Agustus 2024.

Penghargaan tersebut didapatkan dari capaian kinerja Pemerintah Kota Bitung dalam rangka menekan laju inflasi sebesar 0,11 persen month to month. Prestasi ini pun diganjar dengan dana insentif sebesar Rp 5.997.392.000 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Hebat Maurits Mantiri
Pengendalian inflasi yang bisa kita lihat dan rasakan program mulia yaitu pemberian bantuan masyarakat miskin, lansia, umkm, nelayan, bantuan bibit tanaman dan ayam petelur, pasar murah yang diselenggarakan di 8 kecamatan di Kota Bitung.

Selain itu yang menjadi 1 unsur penilaian penting yaitu pelaporan yang disajikan ke kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan, tepat waktu.

Ini adalah ide dari Walikota Bitung sehingga Pemkot Bitung menjadi terbaik. Bitung lah satu-satunya daerah yang membagikan Daging, sampai Sayur, Pupuk kepada warga Kota Bitung. Ini satu-satunya di dunia, Pemerintah membagikan kepada seluruh masyakatnya makanan dalam bentuk daging yang dilakukan oleh Maurits Mantiri.

Hebat, prestasi Kota Bitung karena peran besar dari Prof DR Olly Dondokambey dan Steven Kandouw, dilihat Daerah Sulut Maju dan Mandiri Berkat Operasi Pasar dan Gerakan Pangan Murah, Inflasi Sulut Jadi yang Terendah Se-Indonesia.

Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey bersama Wakil Gubernur, Steven O E Kandouw berhasil menekan angka inflasi melalui operasi pasar dan gerakan Pangan Murah.

Menurut data dari Badan Pusat Statistika (BPS), angka inflasi Sulut pada September 2023 adalah 1,16 persen atau terendah se-Indonesia.

“Pencapaian ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh pihak dalam menekan inflasi di Sulut,” tutur Maurits Mantiri.

Maurits Mantiri pun menjelaskan jika insentif fiskal adalah dana yang bersumber dari APBN yang diberikan kepada daerah berdasarkan kinerja tertentu berupa perbaikan dan/atau pencapaian kinerja di bidang,
dapat berupa tata kelola keuangan daerah, pelayanan umum pemerintahan, dan pelayanan dasar yang mendukung kebijakan strategis nasional dan/atau pelaksanaan kebijakan nasional.

(Penulis Staf Khusus Gubernur, Alumni Pasca Sarjana UGM)

Related Articles

Back to top button