Steven Kandouw, di Hari Anak Nasional dan Pencanangan PIN Polio

Oleh: Jan WG Polii
Peringatan Hari Anak Nasional 2024 ke-40, tanggal 23 Juli 2024 mengusung tema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju.” Nilai-nilai dasarnya berakhlak mulia, bahagia, peduli, berani, dan cerdas.
Steven Kandouw, yang disebut keluarga yang teladan, sukses mendidik anak-anaknya, menegaskan semua anak wajib mendapat perlindungan, kesempatan tumbuh dan berkembang secara optimal baik fisik, mental dan sosial.

“Wujudkan kesejahteraan anak tanpa adanya perlakuan diskriminatif,” tegasnya.
Steven juga mengajak semua elemen menciptakan generasi milenial yang menggunakan internet sehat, bebas narkoba, narkotika, psikotropika dan bahan adiktif lainnya.
“Di Hari Anak Nasional ini, mari kita rayakan dengan keceriaan. Kalian adalah inspirasi bagi kita semua menjadi lebih baik. Selamat Hari Anak Nasional 2024, teruslah bermimpi dan jadilah pemenang di masa depan,” tuturnya dalam sambutan dan dapat dilihat di Facebook penampilan sosok yang Hebat.
Di kesempatan lain, secara energik semangat, Steven Kandouw hadiri pencanangan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio di Atrium Mantos 3, Manado, Sulawesi Utara (Sulut), Rabu, (24/07/2024).
Sasaran imunisasi polio adalah anak umur 0-7 tahun. Di Sulut, ada 320ribu anak yang menjadi sasaran imunisasi polio. Itu tersebar di 15 kabupaten/kota.
pelaksanaan imunisasi polio di Sulut nantinya akan dilaksanakan dua putaran, yaitu mulai 23-29 Juli dan tanggal 6-12 Agustus 2024.
Sangat Hebat, Steven Kandouw mengatakan, sasaran imunisasi polio 320 ribu anak, bukan pekerjaan yang mudah.
“Tapi harapannya saya adalah komitmen kita bersama, sikap dan tekad kita bersama untuk kerja yang manusiawi ini. Memerlukan satu sikap gotong royong yang luar biasa dari segi pemerintahan baik horisontal maupun vertikal,” ujarnya.
Tingkat capaian imunisasi di Sulut belum yang terbaik. Kita harus akui itu. Tidak ada salahnya kalau kita bertekad menjadi salah satu yang terbaik.
“Untuk itu ekstra energi harus kita lakukan. Acara seremonial seperti ini harus menjadi trigger (pemicu). Otomatis masyarakat akan tahu dengan ada kegiatan ini. Akan menjadi masalah jika imunisasi tidak optimal,” ungkapnya.
Wagub Kandouw juga berharap, mudah-mudahan pelaksanaan imunisasi di underline karena kegiatan ini sangat penting. Sebab polio di Indonesia masuk kejadian luar biasa.
“Mari stakeholder kesehatan, kita kerja double dengan menyukseskan capaian imunisasi ini. Di mana ada usaha ini disitu ada jalan. Mari kita sukseskan pekerjaan yang mulia ini,” tandasnya.
Hebat Calon Gubernur 2024, Steven Kandouw.
(Penulis alumni pasca Sarjana UGM dan Staf khusus Gubernur)




